Puasa Bagi Wanita Hamil dan Menyusui

Puasa Bagi Wanita Hamil dan Menyusui

Ilustrasi

Muslimahzone.com – Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, setiap Muslim yang telah baligh diwajibkan untuk berpuasa. Sebagaimana Allah memerintahkannya dalam al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183, yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Lantas bagaimana dengan wanita yang sedang hamil dan menyusui jika tak sanggup berpuasa? Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan,

Wanita hamil tidak lepas dari dua hal:

1. Wanita itu kuat dan semangat untuk jalani puasa, tidak sulit baginya jalani puasa dan tidak membawa efek bagi janinnya, maka wajib bagi wanita hamil tersebut untuk berpuasa. Karena ketika itu tidak ada udzur baginya untuk tidak berpuasa.

2. Wanita tersebut tidak mampu dan berat jalani puasa atau badannya lemas jika jalani puasa dan sebab lainnya, maka dalam kondisi ini hendaklah ia tidak berpuasa. Apalagi jika membawa efek pada janinnya, kondisi ini juga wajib baginya untuk tidak berpuasa.

[Fatawa Asy Syaikh Ibnu 'Utsaimin, 1/487]

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah berkata,

Status wanita hamil dan menyusui adalah seperti orang yang sakit. Jika ia sulit jalani puasa, maka ia boleh tidak puasa, namun tetap dirinya harus mengqodho (nyaur) puasanya ketika ia mampu nantinya, statusnya seperti orang sakit. Sebagian ulama berpendapat cukup bagi wanita hamil dan menyusui mengganti puasanya dengan menunaikan fidyah, yaitu memberi makan pada orang miskin bagi hari yang tidak berpuasa. Namun pendapat ini adalah pendapat yang lemah. Yang tepat, tetap baginya menunaikan qodho puasa seperti musafir dan orang sakit. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

 

Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185)

إِنَّ اللَّهَ وَضَعَ عَنْ الْمُسَافِرِ نِصْفَ الصَّلَاةِ وَالصَّوْمَ وَعَنْ الْحُبْلَى وَالْمُرْضِعِ

 

Sesungguhnya Allah meringankan separuh shalat dari musafir, juga puasa dari wanita hamil dan menyusui.” (Diriwayatkan oleh yang lima)

[Tuhfatul Ikhwan bi Ajwibah Muhimmah Tata'alluq bi Arkanil Islam, hal. 171]

Wallahu a’lam

(zafaran/rumaysho/muslimahzone.com)

Baca juga:

Bagaimana menurut Anda?

Kajian

Wanita I’tikaf di Rumahnya

Wanita I’tikaf di Rumahnya

MuslimahZone.com – Bolehkah Wanita Itikaf di Mushola dalam Rumah? Jawab: Bismillah was [...]

Adab Terhadap Al-Qur’an

MuslimahZone.com – Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an adalah amalan yang [...]

Hukum Minum Obat Pencegah Haid Selama Ramadhan

MuslimahZone.com – Bolehkah minum obat penahan haid saat bulan puasa, agar puasa [...]

Kesehatan

Melati Tak Hanya Sekedar Bunga

Melati Tak Hanya Sekedar Bunga

MuslimahZone.com – Manfaat dan khasiat melati sudah dikenal [...]

Manfaat Besar Air Kelapa Untuk Kesehatan

MuslimahZone.com – Kelapa adalah buah yang banyak terdapat [...]

12 Makanan Sahur yang Sangat Baik Bagi Ibu Menyusui

Muslimahzone.com – Wanita yang sedang hamil dan menyusui [...]